Ini kisah seoarang pemuda yang merantau kedaerah yang belum ia kenal letak dan tempatnya sebelumnya,pemuda itu bernama Ervan Andri Syahputra,Ia merupakan seorang pemuda yang bertanggung jawab dalam setiap melaksanakan tugas-tugasnya.
Ia merupakan salah seorang siswa di SMA 11 Jakarta,walaupun ia masih sekolah namun pola fikirnya sudah seperti orang dewasa,ia berfikir bahwa ia harus belajar mandiri agar kelak ia bisa terbiasa hidup tanpa mengharapkan bantuan dari siapapun apalagi kedua orang tuanya yang selami ini sudah banyak berkorban untuknya.
Ia adalah tipe orang yang bekerja keras dan menyukai hal-hal baru yang menantang keberanian mental dan fisiknya,Di sekolahnya ia dikenal sebagai seorang yang pandai bergaul dengan siapa saja tanpa membeda-bedakanya,ia juga pendengar curhat yang baik dan dapat membantu teman-temanya untuk memecahkan masalahnya,sehingga teman-teman sangat suka menceritakan persoalan-persoalan yang sedang dialaminya karena Ervan selalu bisa memecahkan masalah teman-temannya dan menemukan jalan keluar yang terbaik bagi teman-temanya.
Disekolahnya ia mempunyai banyak teman baik yang selalu ada menemani Ervan baik dalam keadaan suka maupun duka,mereka merupakan teman yang selalu mengisi kekurangan satu sama lain,mereka berfikir bahwa kekurangan yang dimiliki oleh masing-masing orang merupakan kelebihan yang dapat menutupi kekurangan yang dimiliki oleh orang lain,sehingga mereka selalu bisa membuat hari-hari mereka menjadi bahagia walaupun begitu banyak masalah diluar sana yang sedang mereka alami,namun mereka selalu menjalaninya dengan canda dan tawa.
Sekolah bagi mereka merupakan tempat untuk mereka melupakan sejenak masalah berat yang mereka hadapi di rumah,di sekolah mereka selalu bercerita permasalahan yang mereka alami selama ini.Vina,Vera,Santi,Andri,Akbar,Agung,Riska dan Putra,mereka adalah teman-teman yang sangat Ervan sayangi,mereka adalah teman,sahabat dan keluarga bagi Ervan.
Ervan dan Agung adalah seorang siswa dari kelas 2 Ipa 1,Vina adalah seorang siswi dari kelas 2 Ips 2,Vera dan Riska adalah siswi dari kelas 2 Ips 1,Santi dan Putra adalah siswa dan siswi dari kelas 2 Ipa 2,Andri adalah siswa dari kelas 2 Ips 3,Akbar adalah siswa dari kelas 2 Ipa 3.Setiap harinya mereka selalu bertemu sebelum masuk kelas dan jam istirahat,mereka mempunyai tempat tersendiri yang hanya mereka sajalah yang tau tempat itu,tempat itu dijadikan tempat berkumpul saling bertukar fikiran, menceritakan masalah satu sama lain,bercanda-canda dan tertawa dengan lepas seolah tak ada masalah yang sedang mereka alami.
Diantara mereka ada yang diberi kekuatan oleh tuhan yang amat luar biasa manfaatnya,Riska mempunyai kelebihan untuk dapat melihat mahluk gaib,Putra mempunyai kelebihan untuk dapat melihat sekaligus berbicara dengan mahluk gaib,Ervan mempunyai kelebihan untuk dapat melihat kejadian dimasa yang lalu dan yang akan datang,Vera mempunyai kelebihan menghahal ayat-ayat alqur'an,Vina mempunyai kelebiahan untuk dapat membaca fikiran orang lain hanya dengan melihat mata orang tersebut disamping itu ia juga mempunyai telepati yang kuat.
Teman-teman disekolahnya tidak mengetahui bahwa mereka mempunyai kelebihan,yang tahu hanyalah mereka sendiri dan teman-teman terbaiknya itu,kedua orang tuanya pun tidak mengetahui kalau mereka mempunyai kelebihan seperti itu.
Suatu hari disekolah mereka diadakan acara "Pengenalan Hutan dan Manfaatnya Bagi Kehidupan Manusia Di Bumi".
Acara itu merupakan penelitian pertama bagi seluruh siswa dan siswi SMA 11 Jakarta,acara itu diadakan karena adanya guru baru dari luar negeri,Guru itu bernama Bu Sisca Sanjaya,ia adalah orang Indonesia yang bersekolah di salah satu Universitas di New York,Amerika Serikat,ia adalah seorang yang diwarisi kekuatan dari nenek moyang nya,ketika Ia datang ke sekolah itu ia sudah tau bahwa di sekolah ini terdapat siswa dan siswi yang merupakan calon penerima kekuatan dari batu alam yang terdapat di hutan Siang hari,oleh sebab itu ia pun tidak sabar untuk segera mengetahui kekuatan apa yang akan anak-anak terima itu.
Tak berapa lama selang waktu ketika ia datang kesekolah ia pun segera mencari alas an agar anak-anak itu dapat pergi ke hutan siang hari dan mendapatkan kekuatan dari batu alam yang terdapat disana,anak-anak itu merupakan petunjuk bagi guru itu untuk mencari dimana letak batu-batu itu.Akhirnya tercetuslah acara "Pengenalan Hutan dan Manfaatnya Bagi Kehidupan Manusia Di Bumi".
Acara itu diadakan setelah mereka selesai menghadapi ujian semester Ganjil,Ujian semester Ganjil diadakan pada tanggal 05 desember,sedangkan acara itu diadakan pada tanggal 13 desember.Tidak terasa ternyata hari begitu cepat berganti sehingga besok mereka sudah menghadapi ujian semester Ganjil.
Oleh karena itu mereka membatasi waktu main mereka selama satu minggu karena mereka akan menghadapi ujian semester Ganjil,mereka sangat antusias kalau di ujian semester tahun ini mereka harus mendapatkan peringkat 10 besar,karena mereka ingin membuktikan bahwa mereka dapat membagi waktu antara waktu belajar dengan waktu bermain secara professional,karena orang tuanya selalu menginginkan mereka mendapatkan peringkat 10 besar oleh karena itu mereka selalu dilarang untuk bermain terlalu lama,namun mereka tetap saja melawan peraturan orang tuanya tersebut.
Ternyata benar ujian semester kali ini mereka lalui dengan mendapatkan nilai-nilai yang baik,orang tuanya pun senang karena anak-anaknya dapat mendapatkan nilai-nilai yang baik,Waktu acara itu tinggal 2 hari lagi para siswa dan siswi SMA 11 itupun sudah mempersiapkan barang-barang yang akan mereka bawa ke hutan,agar mereka tidak kekurangan barang ataupun makanan ketika dihutan nanti,Ervan dan teman-temanya pun tidak ketinggalan mereka berkumpul di tempat biasa mereka berkumpul,mereka berkumpul untuk membicarakan perlengkapan yang akan mereka bawa nanti ke hutan,mereka sepakat untuk membeli perlengkapan yang mereka butuhkan ditempat yang sama.
Sehari setelah itu mereka janjian di swalayan yang berada tidak terlalu jauh dari rumahnya,ketika mereka sampai disana ada banyak kejadian-kejadian yang aneh dan lucu yang mereka alami,kejadian pertama mereka dikejar oleh seorang banci yang mengaku tas yang Santi bawa itu adalah tasnya,sebelum banci itu mengejar ia sempat mengobrol dengan Vera bahwa ia barusan dirampok oleh seorang wanita dipasar ini kebetulan saja Tas yang ia ceritakan itu mirip dengan tas yang dipakai oleh Santi,tidak lama setelah ia bercerita Santi datang ingin memenggil Vera karena Vera sudah dari tadi ditunggu oleh yang lain,awalnya Santi mengira Vera sedang menolong orang yang tertabrak ternyata Ketika banci itu menoleh kebelakang Tiba-tiba Santi berlari sekencang-kencangnya karena yang Santi lihat adalah sosok yang menyeramkan seperti orang yang tertabrak,banci itupun terus mengejar Santi karena ia mengira Santi adalah rampok yang merampok tasnya itu.
Akhirnya Vera ikut mengejar mereka berdua,setelah mereka sampai di tempat dimana teman-teman yang lain sudah menunggu lama,Ervan dan yang lain tertawa menertawakan Santi yang dikejar banci dan banci itu dikejar oleh Vera,dari kejauhan Santi berteriak sekencang-kencangnya meminta tolong,ia berteriak"Tolong-tolong jangan ganggu saya,setan……setan……!!!",setelah Santi semakin mendekati Ervan dan yang lain teriakan Santi mulai terdengar,awalnya mereka hanya mengira bahwa Santi hanya ketakutan biasa namun ketika Santi sampai Ervan pun bertanya kepada Santi,"San kamu kenapa kok dikejar banci teriak nya,setan…setan…!!diakan manusia juga San walaupun agak terlihat aneh tapi dia manusia juga kan,Ervan pun mulai menenangkan Santi yang ketakutan dan banci itu dibawa jauh dahulu dari Santi loeh Vera.
Santi pun menjawab:"apanya yang manusia dia itukan orang yang sudah meninggal lihat saja wajahnya yang seperti orang yang habis ditabrak".
Ervan berkata:" San dia itu benar-benar manusia hanya saja muka nya agak aneh karena memakai makeup yang berlebihan,jadi kamu tidak perlu takut itu hanyalah pemikiran yang timbul karena mungkin pada saat itu kamu sedang memikirkan tentang hantu,makanya begitu melihat dia kamu jadi seperti melihat hantu.
Santi: "Lalu mengapa ia terus saja mengejar aku padahalkan aku tidak kenal sama sekali dengan dia,itu aneh kan??
Ervan menjawab: "Mungkin ia ingin bertanya sesuatu sama kamu atau ia salah melihat orang!!!!!
Santi: 'Gak mungkin ini jelas anehkan dia bukan manusia dia hantu….!!!!
Tak lama kemudian Vera datang dengan banci itu,lalu Vera menjelaskan kepada Santi bahwa banci itu mengira Santi adalah rampok yang mencuri tasnya….!!!
Agung: "oo…jadi gitu!!
Riska: " makanya kamu jangan memikirkan yang aneh-aneh jadinya salah liat orang degh……!!!!!
Putra: "yaudah sekarang kamu kasih liat tasmu biar cepat selesai dan kita bisa langsung membeli perlengkapan yang kita butuhkan untuk Acara ke hutan besok………..!!!!
Santi: "Gak mau ini kan tas gue ngapain gw kasih kedia!!!!
Ervan: "makanya lu kasih dulu San,dia hanya ingin melihat dan memastikan bahwa tas itu milik dia atau bukan!!!!!!!!!!!!
Santi: " Yaudah lah nich!!Eyt..tapi ..bener yah Cuma sebentar dang a diapa-apain kan tas gue…….!!!!!
Banci:"upzzz…..maf ya ternyata eke salah Sambung….eh salah orang!!!ya dah deyyyy….makasih yahh Ver!!!
Vera: "SaMa-SaMa…………………………………………….!!!!!
Hari sudah semakin siang,mereka pun bergegas untuk segera membeli perlengkapan yang mereka butuhkan nanti tak lupa juga mereka membeli makanan untuk disana…
Tak terasa telah 3 jam mereka belanja!!karena mereka sudah sangat capek mereka pun memutuskan untuk segera pulang,di perjalanan pulang mereka mengalami kejadian aneh lagi,tiba-tiba ada kakek tua yang menghampiri mereka dan memberikan mereka bunga mawar.
kakek itu berkata: "Cucuku jagalah bunga ini dengan baik jangan sampai kelopak bunga mawar ini habis karena kalau habis apalagi kalian membuangnya kaliam akan bertemu banyak mahluk gaib yang akan meminta pertolongan dengan kalian,kalau kalian berhasil menolongnya maka mahluk itu akan memberikan kamu 1 kelopak bunga beserta 1 mutiara yang indah,kalian akan terus diminta pertolongan sampai kalian berhasil mengumpulkan kelopak bunga itu yang berjumlah 30 kelopak!!
Akbar: "ah kakek kalo boong jangan sama kita kek,sama anak kecil aja kit amah udah ga mempan dengan omongan kekek!!!!!
Vina: "yaudah lah kita percaya aja siapa tau aja bener,klo bener mank lu mau dikejar-kejar setan mulu,gue sich ga mau degh!!!!!
Andri: "orang kaya gitu mah gak usah dipercaya vin,,udah sini bungany biar gue buang aja dari pada kita jadi tambah parno disini mendingan gue buang aja!!
Riska: " aduh gw jadi takut nieh!!!
Vera:"udah tenang aja kan masiha ada gue!!!
Akhirnya bunga itupun sudah terlanjur dibuang dan mereka pun melanjutkan perjalanan pulang kerumah mereka masing-masing.”Van lu ngerasa aneh ga masa tiba-tiba ada kekek tua yang datang ke kita trus ngasih kita bunga lagi padahal kan kita ga pernah kenal ma dia” (Putra berkata)
“Bener juga sich Put gue juga ngerasa aneh banget waktu dia ngomong masalah setan-setan gitu!!!” (Ervan berkata)
Riska: "yaudah lah jangan bikin gue tambah takut niey!!!!
Sesampainya mereka dirumah mereka pun bersiap-siap menyiapkan semua perlengkapan yang mereka beli tadi dan memasukan nya ke dalam tas..
Malam pun semakin larut dan mereka semua tertidur dengan lelap,karena mereka kecapean habis belanja ke swalayan tadi siang.ketika yang lain tidur Ervan tidak bisa tidur karena masih memikirkan kakek tua tadi,tak lama kemudian Ervan tertidur juga,ketika Ervan tertidur ia pun bermimpi bertemu dengan kakek tua itu tadi,kakek tua itu berkata "sayang kau para anak muda tidak percaya denganku,tunggu saja apa yang akan terjadi dengan kalian nantinya semoga kalian bisa menyelesaikan tugas yang diamanatkan untuk kalian nanti.”
Ervan pun terbangun dari tidurnya karena ia takut itu akan benar-benar terjadi padanya dan teman-temanya,iapun terus saja berdoa agar mimpinya itu tidak benar-benar terjadi dan mimpi itu hanyalah bunga tidur saja.Ia pun tertidur kembali.
Definisi Server
17 tahun yang lalu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar